top of page

Kesadaran Dalam Mengonsumsi Makanan

Alat paling ampuh yang kamu miliki untuk mengubah kesehatan dari dalam sebenarnya terdapat tepat di ujung garpumu. Yup! Alat makan yang mengkilat di samping piringmu merupakan 'jackpot' dalam pengalaman bersantapmu. Siapa sangka garpu bisa begitu berpengaruh untuk kesehatanmu? Rasanya hampir tidak bisa dipercaya, apalagi saat kamu menikmatinya bersama seseorang yang spesial. Jadi, mari sejenak kita hargai betapa jeniusnya ungkapan, “Hei, mau ketemu makan siang, makan malam, atau sekadar berbagi hidangan?”


Aku pribadi mengagumi ide brilian dari siapa pun yang pertama kali memutuskan bahwa berbagi makanan adalah hal yang indah. Itu benar-benar kisah cinta yang penuh kepedulian! Berbagi hidangan seperti sebuah pesta indra: tawa, rasa, dan momen tak terlupakan ketika seseorang berseru, “OMG, makanan ini… gila, rasanya seperti ada ledakan orgasme di mulutku!” sambil penuh ekspresi dengan gerakan tangan di seberang meja. Aku pribadi benar-benar menyimpan momen seperti itu, klasik banget! Serius, kegembiraan makan dengan penuh tawa, dan ekspresi tangan seperti itu adalah yang aku sebut “makan dengan kesadaran.” Dan inilah yang juga disukai para mikroba dalam tubuh kita—tentu saja bersama serat prebiotik.


Jhoii Mie Goreng, Red Curry,                  Creamy Shroom Pasta
Jhoii Mie Goreng, Red Curry, Creamy Shroom Pasta
Mikroba, para pahlawan super kecil yang hidup di dalam usus kita, punya versi pesta makan malam mereka sendiri setiap kali kita makan, terutama saat hidangan itu diberikan bumbu tawa & KEBAHAGIAAN.

Memanjakan "teman-teman usus" kita isi piring yang berwarna, makanan alami yang menggunakan bahan-bahan yang kaya rasa dan tawa, lalu ditutup hidangan penutup dengan sepotong Really Good Chocolate Cake khas Jhoii, itulah wujud nyata dari 'makan dengan penuh kesadaran'. Aku tidak perlu bermeditasi, duduk bersila di lantai keras atau di atas gunung untuk menjadi lebih sadar. Tidak, aku tidak perlu, dan jujur saja aku tidak tertarik dengan 'vibe' seperti itu.


Bagiku, makan dengan penuh kesadaran adalah tentang mencintai apa yang kita cintai, melakukan apa yang kita rasa benar, dan berada di sekitar orang-orang yang menghargai semua keunikanku, kebisinganku, dan ketidaksempurnaanku. Kenapa tidak berbagai makanan dan tawa bersama mereka yang bisa melihat keindahan dalam perjalanan yang liar ini ketika menjadi manusia? Tidak ada yang bisa menandingi tawa yang terbahak-bahak di meja makan, itulah level selanjutya dari terkoneksi pada manusia yang sejati!


Dan ngomong-ngomong soal itu, ada sesuatu yang istimewa dari suasana di Jhoii. Bagiku dan Simone, interiornya terasa seperti perpanjangan dari rumah kami, ruang tamu kami, atau vibe batin kami. Dan itu adalah hal indah yang bisa kami bagikan denganmu.

 
 
 

Comentários


bottom of page